home

Sabtu, 15 Agustus 2015

JAVA PEMOGRAMAN

Java
Bahasa Java merupakan karya Sun MicroSistem Inc. Rilis resmi level beta pada November 1995. Dua bulan berikutnya Netscape menjadi perusahaan pertama yang memperoleh lisensi bahasa Java dari Sun. Dan pada 1996, Sun mengeluarkan JSDK (Java Software Development Kit). Kemudian secara berturut-turut dilahirkan :
1.             Versi 1.02 yang mendukung konektivitas basis data dan objek-objek tersebar.
2.             Versi 1.1 pada 1997 ditambah model kejadian (event model) yang handal, internationalization, dan model komponent JavaBeans.
3.             Versi 1.2, dirilis pada 1998 dengan mempunyai banyak peningkatan diantaranya user interface toolkit “Swingyang memungkinkan pemrogram membuat aplikasi berbasis GUI yang sepenuhnya portable. Sejak ini disebut sebagai Java 2.
4.             Versi 1.3, dirilis pada 2000 dengan banyak peningkatan.
5.             Versi 1.4, ditambahkan  fasilitas asersi untuk mendukung design-by-contract.
6.             Versi 1.5, ditambahkan fitur-fitur baru di level bahasa di antaranya generic (parameterized types), enumeration, dan metadata. Versi ini disebut JDK 5.
7.             Versi 1.5, ditambahkan lightweight database Sistem yaitu Derby. Yang merupakan hasil pengembangan dari proyek basis data Apache. Derby mulanya merupakan CloudScape dari IBM.
Java telah berkembang dari semula ditunjukan untuk pemrograman applet di web browser menjadi bahasa pemrograman pengembangan aneka ragam aplikasi, mulai dari yang berjalan di handled devices seperti handphone, PDA (Personal Digital Assistant) sampai aplikasi tersebar skala enterprise diberagam komputer server. Java merupakan bahasa orientasi objek untuk pengembangan aplikasi mandiri, aplikasi berbasis internet, aplikasi untuk perangkat cerdas yang dapat berkomunikasi lewat Internet/Jaringan komunikasi.
Java adalah bahasa yang dapat dijalankan di sembarang platform, dan diberagam lingkungan : internet, consumer electronic products, dan computer applications. The java 2 platform tersedia dalam tiga edisi untuk keperluan berbeda, seperti berikut :
1.        Java 2 Standard Edition (J2SE)
2.        Java 2 Enterprise Edition (J2EE)
3.        Java 2 Micro Edition (J2ME)  
Pada pengembangan enterprise applications, kita menggunakan sejumlah besar paket. Pada consumer electronic products, hanya sejumlah kecil bahasa yang digunakan. Masing-masing edisi berisi Java 2 Software Development Kit (SDK) untuk mengembangkan aplikasi dan Java 2 Runtime Environment (JRE) untuk menjalankan aplikasi.

2.5.1     Standard Edition (J2SE)
 The Java 2 Platform, Standard Edition (J2SE) menyediakan lingkungan pengembangan yang kaya fitur, stabil, aman, dan cross-platform. Edisi ini mendukung konektifitas basis data, rancangan antarmuka pemakai, masukan/keluaran, dan pemograman jaringan yang termasuk paket-paket dasar bahasa java.

2.5.2     Enterprise Edition (J2EE)
 The Java 2, Enterprise Edition (J2EE) menyedikan kakas untuk membangun dan menjalankan multitier enterprise applications.  J2EE berisi paket-paket di J2SE ditambah paket-paket untuk mendukung pengembangan Enterprise JavaBeans, Java Servelet Pages, XML, dan kendali transaksi yang fleksibel.


2.5.3     Micro Edition (J2ME)
 The Java 2, Micro Edition (J2ME) untuk beragam consumer electronic product, seperti pager, smart card, cell phone, handheld PDA, dan set-top box. J2ME menyediakan bahasa Java yang sama, unggul dalam portabilitas kemampuan yang dijalankan di mana pun dan safe network delivery seperti J2SE dan J2EE. J2ME menggunakan sekumpulan paket lebih kecil. J2ME berisi subset paket J2SE ditambah paket spesifik Micro Edition (javax.microedition.io). Aplikasi J2ME dapat diskala juga dapat bekerja dengan J2SE dan J2EE.   

Tidak ada komentar:

Posting Komentar